Di dalam kehidupan sehari hari mungkin kita pernah di beri logika bahwa semakin kecil pipa maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Tetapi sebenarnya pipa yang besar juga dapat memberikan tekanan yang besar dan bahkan mampu meminimalisasi kehilangan tekanan karena gesekan air terhadap pipa. menurut rumus:
f = 0.2083 (100/c)1.852 q1.852 / dh4.8655
Dimana : f = friction head loss in feet of water per 100 feet of pipe (fth20/100 ft pipe)
c = Hazen-Williams roughness constant
q = volume flow (gal/min)
dh = inside hydraulic diameter (inches)
(http://www.engineeringtoolbox.com/hazen-williams-water-d_797.html) Hal ini menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran pipa maka kerugian gesek yang dihasilkan juga semakin besar. Jika kerugian gesek yang dihasilkan semakin besar maka tekanan hanya besar di bagian "gesekan" saja, tetapi tidak di bagian air yang terpancar.
Karena itulah pipa-pipa yang memiliki debit besar pada umumnya menggunakan pipa yang berdiameter besar. Hal ini juga dapat menjaga umur pipa, karena jika pipa semakin kecil dan debit semakin besar maka dikhawatirkan gesekan yang terjadi akan menjadikan pipa semakin tipis. fenomena inilah yang harus diperhatikan terutama saat mendesign sistem perpipaan terutama yang membutuhkan tekanan sesuai kriteria.Labels: teknik Lingkungan
|
Post a Comment